Menghitung Volume Kendaraan Roda
Dua yang Melintasi Jalan Raya Wanaraja
Jurnal Statistika dan Probabilitas
Disusun
Oleh :
Nama : Arief Pinasti Nugraha
NPM : 1306022
Jurusan : Teknik Informatika B
Surel :
arief.pinasti.nugraha.29@gmail.com
Sekolah Tinggi Teknologi Garut
Jalan Mayor
Syamsu No. 1 Telp. (0262) 232773 - Fax. (0262) 232332
Tarogong Kidul
Garut – 44151
Abstrak
:
Matematika atau ilmu hitung pada dasarnya digunakan dalam berbagai aspek
kehidupan sehari hari, baik itu disadari atau pun tidak, matematika memiliki
peran besar didalam kehidupan.
Salah satu cabang matematika dalah statistika. Statistika merupakan cabang matematika yang berkenaan dengan data. Penghitungan data sering menggunakan statistika agar dalam pelaksanaanya lebih efektif dan efisien. Salah satu pemanfaatan statistika dalam kehidupan sehari-hari adalah seperti ibu-ibu yang biasa menghitung pengeluaran kebutuhan rumah tangga tiap bulannya, atau juga pada pemilu (pemilihan umum) di Indonesia biasanya setelah pemilihan selesa dilakukan penghitungan, dan penghitungan tersebut biasa menggunakan ilmu statistika. Sedangkan dalam bidang industri, statistika sering digunakan untuk menentukan keputusan. Contohnya berapa jumlah produk yang harus diproduksi dalam sehari berdasarkan data historis perusahaan, apakah perlu melakukan pengembangan produk atau menambah varian produk, perlu tidaknya memperluas cabang produksi, dll. Sehingga, disadari atau tidak, statistika juga ikut berperan dalam kehidum manusia sehari-hari.
Salah satu cabang matematika dalah statistika. Statistika merupakan cabang matematika yang berkenaan dengan data. Penghitungan data sering menggunakan statistika agar dalam pelaksanaanya lebih efektif dan efisien. Salah satu pemanfaatan statistika dalam kehidupan sehari-hari adalah seperti ibu-ibu yang biasa menghitung pengeluaran kebutuhan rumah tangga tiap bulannya, atau juga pada pemilu (pemilihan umum) di Indonesia biasanya setelah pemilihan selesa dilakukan penghitungan, dan penghitungan tersebut biasa menggunakan ilmu statistika. Sedangkan dalam bidang industri, statistika sering digunakan untuk menentukan keputusan. Contohnya berapa jumlah produk yang harus diproduksi dalam sehari berdasarkan data historis perusahaan, apakah perlu melakukan pengembangan produk atau menambah varian produk, perlu tidaknya memperluas cabang produksi, dll. Sehingga, disadari atau tidak, statistika juga ikut berperan dalam kehidum manusia sehari-hari.
Kata
Kunci : Distribusi Frekuensi, Motor, Statistika dan
Probabilitas
1. Pendahuluan
1.1.
Latar Belakang
Penggunaan istilah statistika berakar dari istilah
istilah dalam bahasa latin modern statisticum collegium ("dewan
negara") dan bahasa Italia statista ("negarawan" atau "politikus").
Gottfried Achenwall (1749) menggunakan Statistik
dalam bahasa Jerman untuk pertama kalinya sebagai nama bagi kegiatan analisis
data kenegaraan, dengan mengartikannya sebagai "ilmu tentang negara
(state)". Pada awal abad ke-19 telah terjadi pergeseran arti menjadi
"ilmu mengenai pengumpulan dan klasifikasi data". Sir John Sinclair
memperkenalkan nama (Statistics) dan pengertian ini ke dalam bahasa Inggris.
Jadi, statistika secara prinsip mula-mula hanya mengurus data yang dipakai
lembaga-lembaga administratif dan pemerintahan. Pengumpulan data terus
berlanjut, khususnya melalui sensus yang dilakukan secara teratur untuk memberi
informasi kependudukan yang berubah setiap saat.
Pada abad ke-19 dan awal abad ke-20 statistika mulai
banyak menggunakan bidang-bidang dalam matematika, terutama peluang. Cabang
statistika yang pada saat ini sangat luas digunakan untuk mendukung metode
ilmiah, statistika inferensi, dikembangkan pada paruh kedua abad ke-19 dan awal
abad ke-20 oleh Ronald Fisher (peletak dasar statistika inferensi), Karl
Pearson (metode regresi linear), dan William Sealey Gosset (meneliti problem
sampel berukuran kecil). Penggunaan statistika pada masa sekarang dapat
dikatakan telah menyentuh semua bidang ilmu pengetahuan, mulai dari astronomi hingga
linguistika. Bidang-bidang ekonomi, biologi dan cabang-cabang terapannya, serta
psikologi banyak dipengaruhi oleh statistika dalam metodologinya. Akibatnya
lahirlah ilmu-ilmu gabungan seperti ekonometrika, biometrika (atau
biostatistika), dan psikometrika.
Meskipun ada pihak yang menganggap statistika
sebagai cabang dari matematika, tetapi sebagian pihak lainnya menganggap
statistika sebagai bidang yang banyak terkait dengan matematika melihat dari
sejarah dan aplikasinya. Di Indonesia, kajian statistika sebagian besar masuk
dalam fakultas matematika dan ilmu pengetahuan alam, baik di dalam departemen
tersendiri maupun tergabung dengan matematika. Pada penggunaanya, statistika
mempermudah pengolahan data yang panjang dan tidak teratur, sehingga menjadi
lebih efektif dan efisien ketika diolah.
1
2. Rumusan Masalah
Yang menjadi rumusan masalah adalah
seperti apa pemanfaatan statistika dalam kehidupan sehari-hari?
1.3.
Tujuan
·
Sebagai pemenuhan salah satu tugas Mata
Kuliah Statistika dan Probabilitas
·
Sebagai bahan pembelajaran bagi penulis
dalam mengetahui tentang statistika
·
Memberikan informasi bagi pembaca
seputar manfaat statistika dalam kehidupan sehari hari
·
Mencoba mengaplikasikan konsep konsep
dasar statistika dan yang buat dalam tabel dan grafik
2. Landasan Teori
2.1.
Statistika
Dalam arti luas (statistic inferensi/induktif)
adalah alat pengumpul data, pengolah data, menarik kesimpulan, membuat tindakan
berdasarkan analisis data yang dikumpulkan dan hasilnya dimanfaatkan /
digeneralisasi untuk populasi.
Bidang keilmuan statistika adalah sekumpulan metode
untuk memperoleh dan menganalisa data dalam pengambilan suatu kesimpulan. Meski
merupakan cabang ilmu matematika, statistika memiliki perbedaan mendasar pada
logikanya. Jika matematika menggunakan logika deduktif, sementara statistic
menggunakan logika induktif.
Logika statistika, dengan demikian sering disebut
dengan logika induktif yang tidak memberikan kepastian namun member tingkat
peluang bahwa untuk premis-premis tertentu dapat ditarik kesimpulan, dan
kesimpulannya mungkin benar mungkin juga tidak. Langkah yang ditempuh dalam
logika statistika adalah :
1. Observasi
dan eksperimen
2. Munculnya
hipotesis ilmiah
3. Verifikasi
dan pengukuhan dan berakhir pada
4. Sebuah
teori dan hukum ilmiah (Cecep Sumarna, 2004:98)
2.2.
Distribusi Frekuensi
Data yang diperoleh dari suatu penelitian yang masih
berupa random dapat disusun menjadi data yang berurutan satu per satu atau
berkelompok, yaitu data yang telah disusun ke dalam kelas-kelas tertentu. Tabel
untuk distribusi frekuensi disebut dengan Tabel Distribusi Frekuensi atau Tabel
Frekuensi saja. Jadi, distribusi frekuensi adalah susunan data menurut
kelas-kelas interval tertentu atau menurut kategori tertentu dalam sebuah
daftar. Distribusi Tunggal adalah satuan-satuan unit, urutan tiap skor, atau
tiap varitas tertentu. Daftar yang memuat data berkelompok disebut distribusi
frekuensi kelompok atau tabel frekuensi bergolong. Distribusi bergolong terdiri
atas beberapa interval kelas dalam penyusunannya. Selanjutnya, dari distribusi
frekuensi dapat diperoleh keterangan atau gambaran dan sistematis dari data
yang diperoleh.
2.3.
Tabel
Tabel adalah daftar yang berisi sejumlah informasi
berupa kata-kata dan bilangan, yang tersusun berturut ke bawah dalam kolom dan
baris tertentu.
Tujuan dibuat tabel :
- dapat memberikan banyak informasi secara ringkas
- mempermudah pembaca dalam memahami bacaan
2.4.
Grafik
Grafik adalah gambaran pasang surut keadaan dengan
garis atau gambar. Bagan adalah gambar rancangan, skema, alat peraga grafik untuk
menyajikan data agar mempermudah tafsiran.
Manfaat grafik :
1. menunjukkan
fakta dengan jelas dan mudah dipahami
2. menjadikan
proses komunikasi lebih cepat dan menarik
3. Kerangka Kerja
Pertama – tama penulis menentukan
judul apa yang cocok untuk diterapkan pada penghitungan statistik yang akan
dibuat. Setealah itu dilakukan penghitungan secara manual untuk mendapatkan
data yang akan dihitung, jumlah data yang diambil penulis adalah sebanyak 50
buah data. Data – data tersebut didapat dengan nilai yang acak / tidak
beraturan, oleh karena itupenulis mengelompokkannya ke dalam interval-interval
kelas yang sama panjang, membuat turus (tally), untuk menentukan sebuah nilai
termasuk ke dalam kelas yang mana, menghitung banyaknya turus pada setiap
kelas, kemudian menuliskan banyaknya turus pada setiap kelas sebagai frekuensi
data kelas tersebut yang dtuulis dalam kolom frekuensi, dan langkah – langkah
tersebut digambarkan pada sebuah tabel dan grafik yang akan diperinci pada sub
judul 4.
4. Hasil dan Pembahasan
Pemanfaatan Teori
Statistika yang saya ambil adalah penghitungan volume kendaraan roda dua.Data
diambil secara manual dengan interval waktu setiap satu menit sebagai berikut :
Menit Ke
|
Volume Motor
|
1
|
30
|
2
|
24
|
3
|
15
|
4
|
23
|
5
|
21
|
6
|
24
|
7
|
21
|
8
|
26
|
9
|
29
|
10
|
29
|
11
|
38
|
12
|
32
|
13
|
42
|
14
|
23
|
15
|
18
|
16
|
47
|
17
|
13
|
18
|
54
|
19
|
15
|
20
|
21
|
21
|
18
|
22
|
23
|
23
|
41
|
24
|
35
|
25
|
20
|
26
|
19
|
27
|
34
|
28
|
16
|
29
|
48
|
30
|
49
|
31
|
20
|
32
|
26
|
33
|
38
|
34
|
36
|
35
|
44
|
36
|
44
|
37
|
49
|
38
|
19
|
39
|
34
|
40
|
28
|
41
|
13
|
42
|
24
|
43
|
16
|
44
|
43
|
45
|
41
|
46
|
23
|
47
|
30
|
48
|
13
|
49
|
46
|
50
|
44
|
Menghitung, nilai
minimal, maksimal, range, jumlah kelas, dan interval.
Maks
|
54
|
Min
|
13
|
Range
|
41
|
k
|
6
|
2^k>=50
|
64
|
i
|
7
|
Range = Maksimal –
minimal
Interval = i = R /
k
Merekap data kedalam tabel
Tepi Bawah
|
Tepi Atas
|
Frekuensi
|
13
|
19
|
11
|
20
|
26
|
14
|
27
|
33
|
6
|
34
|
40
|
6
|
41
|
47
|
9
|
48
|
54
|
4
|
Tabel Distribusi Frekuensi Relatif
Tepi Bawah
|
Tepi Atas
|
Frekuensi
|
Frekuensi Relatif
|
13
|
19
|
11
|
22%
|
20
|
26
|
14
|
28%
|
27
|
33
|
6
|
12%
|
34
|
40
|
6
|
12%
|
41
|
47
|
9
|
18%
|
48
|
54
|
4
|
8%
|
Tabel Distribusi Kumulatif
Kurang dari
|
Frekuensi Kumulatif
|
<=12
|
0
|
<=19
|
11
|
<=26
|
25
|
<=33
|
31
|
<=40
|
37
|
<=47
|
46
|
<=54
|
50
|
Lebih dari
|
Frekuensi Kumulatif
|
>=12
|
50
|
>=19
|
39
|
>=26
|
25
|
>=33
|
19
|
>=40
|
13
|
>=47
|
4
|
>=54
|
0
|
Histogram Frekuensi
Tepi Bawah
|
Tepi Atas
|
Batas Bawah
|
Batas Atas
|
Frekuensi
|
13
|
19
|
12.5
|
19.5
|
11
|
20
|
26
|
19.5
|
26.5
|
14
|
27
|
33
|
26.5
|
33.5
|
6
|
34
|
40
|
33.5
|
40.5
|
6
|
41
|
47
|
40.5
|
47.5
|
9
|
48
|
54
|
47.5
|
54.5
|
4
|
Polyon Frekuensi
Tepi Bawah
|
Tepi Atas
|
Nilai Tengah
|
Frekuensi
|
9
|
0
|
||
13
|
19
|
16
|
11
|
20
|
26
|
23
|
14
|
27
|
33
|
30
|
6
|
34
|
40
|
37
|
6
|
41
|
47
|
44
|
9
|
48
|
54
|
51
|
4
|
58
|
0
|
Grafik Histogram
Grafik Polygon Frekuensi
Kurang dari
|
Fr
|
<=12
|
0
|
<=19
|
11
|
<=26
|
25
|
<=33
|
31
|
<=40
|
37
|
<=47
|
46
|
<=54
|
50
|
Lebih dari
|
Fr
|
>=12
|
50
|
>=19
|
39
|
>=26
|
25
|
>=33
|
19
|
>=40
|
13
|
>=47
|
4
|
>=54
|
0
|
5. Kesimpulan
Statistika secara
singkat bisa disebut sebagai ilmu yang berkenaan dengan data, baik itu merencanakan, mengumpulkan,
menganalisis, menginterpretasi, dan mempresentasikan data. Teori ini dapat
diterapkan pada kehidupan sehari hari seperti contoh penghitungan kendaraan
bermotor yang biasanya dilakukan dinas perhubungan pada hari raya tertentu,
dalam penghitungannya statistika ikut berperan penting dalam efektifitas dan
efisiensi pengolahan data yang memiliki nilai acak dan tidak teratur, sehingga
menjadi lebih rapih dan mudah dipahami baik bagi penulis ataupun bagi para
pembaca.
6. Daftar Pustaka
Menyajikan data dalam bentuk distribusi frekuensi. (2014, Maret
26). Diakses
pada 2015, Maret 18 dari https://www.google.com/ di World Wide Web : https://nuraynilailiya.wordpress.com/tag/penyajian-data-tabel-frekuensi/
Materi Statistika. (2012, Maret 08). Diakses
pada 2015, Maret 18 dari https://www.google.com/ di World Wide Web : http://www.ummi.ac.id/ti/detail_jurnal.php?page=ZGV0YWlsX2p1cm5hbHBocA==&no=VFdwSlBRPT0=
Distribusi Frekuensi. (2013, Agustus 26). Diakses
pada 2015, Maret 18 dari https://www.google.com/ di World Wide Web : https://teorionline.wordpress.com/2013/08/26/distribusi-frekuensi/
Distribusi Frekuensi dan Grafik. Diakses
pada 2015, Maret 19 dari https://www.google.com/ di World Wide Web : https://hedyansabila.wordpress.com/distribusi-frekuensi-dan-grafik-2/
Tabel dan Grafik. (2012 Desember 23). Diakses
pada 2015, Maret 19 dari https://www.google.com/ di World Wide Web : https://yokmaribelajar.wordpress.com/2012/12/23/tabel-dan-grafik/
*Jika ingin copas, mohon cantumkan linkback ke blog ini, Terima Kasih.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar