Selasa, 07 April 2015

Tugas 4 Statistika dan Probabilitas

Menghitung Volume Kendaraan Roda Dua yang Melintasi Jalan Raya Wanaraja
Jurnal Statistika dan Probabilitas
Disusun Oleh :
Nama                         : Arief Pinasti Nugraha
NPM                          : 1306022
Jurusan                       : Teknik Informatika B
Surel                          : arief.pinasti.nugraha.29@gmail.com
Sekolah Tinggi Teknologi Garut
Jalan Mayor Syamsu No. 1 Telp. (0262) 232773 - Fax. (0262) 232332
Tarogong Kidul Garut – 44151
Abstrak : Matematika atau ilmu hitung pada dasarnya digunakan dalam berbagai aspek kehidupan sehari hari, baik itu disadari atau pun tidak, matematika memiliki peran besar didalam kehidupan. Salah satu cabang matematika dalah statistika. Statistika merupakan cabang matematika yang
berkenaan dengan data. Penghitungan data sering menggunakan statistika agar dalam pelaksanaanya lebih efektif dan efisien. Salah satu pemanfaatan statistika dalam kehidupan sehari-hari adalah seperti ibu-ibu yang biasa menghitung pengeluaran kebutuhan rumah tangga tiap bulannya, atau juga pada pemilu (pemilihan umum) di Indonesia biasanya setelah pemilihan selesa dilakukan penghitungan, dan penghitungan tersebut biasa menggunakan ilmu statistika. Sedangkan dalam bidang industri, statistika sering digunakan untuk menentukan keputusan. Contohnya berapa jumlah produk yang harus diproduksi dalam sehari berdasarkan data historis perusahaan, apakah perlu melakukan pengembangan produk atau menambah varian produk, perlu tidaknya memperluas cabang produksi, dll. Sehingga, disadari atau tidak, statistika juga ikut berperan dalam kehidum manusia sehari-hari.
Kata Kunci : Distribusi Frekuensi, Motor, Statistika dan Probabilitas
1. Pendahuluan
1.1. Latar Belakang
Penggunaan istilah statistika berakar dari istilah istilah dalam bahasa latin modern statisticum collegium ("dewan negara") dan bahasa Italia statista ("negarawan" atau "politikus").
Gottfried Achenwall (1749) menggunakan Statistik dalam bahasa Jerman untuk pertama kalinya sebagai nama bagi kegiatan analisis data kenegaraan, dengan mengartikannya sebagai "ilmu tentang negara (state)". Pada awal abad ke-19 telah terjadi pergeseran arti menjadi "ilmu mengenai pengumpulan dan klasifikasi data". Sir John Sinclair memperkenalkan nama (Statistics) dan pengertian ini ke dalam bahasa Inggris. Jadi, statistika secara prinsip mula-mula hanya mengurus data yang dipakai lembaga-lembaga administratif dan pemerintahan. Pengumpulan data terus berlanjut, khususnya melalui sensus yang dilakukan secara teratur untuk memberi informasi kependudukan yang berubah setiap saat.
Pada abad ke-19 dan awal abad ke-20 statistika mulai banyak menggunakan bidang-bidang dalam matematika, terutama peluang. Cabang statistika yang pada saat ini sangat luas digunakan untuk mendukung metode ilmiah, statistika inferensi, dikembangkan pada paruh kedua abad ke-19 dan awal abad ke-20 oleh Ronald Fisher (peletak dasar statistika inferensi), Karl Pearson (metode regresi linear), dan William Sealey Gosset (meneliti problem sampel berukuran kecil). Penggunaan statistika pada masa sekarang dapat dikatakan telah menyentuh semua bidang ilmu pengetahuan, mulai dari astronomi hingga linguistika. Bidang-bidang ekonomi, biologi dan cabang-cabang terapannya, serta psikologi banyak dipengaruhi oleh statistika dalam metodologinya. Akibatnya lahirlah ilmu-ilmu gabungan seperti ekonometrika, biometrika (atau biostatistika), dan psikometrika.
Meskipun ada pihak yang menganggap statistika sebagai cabang dari matematika, tetapi sebagian pihak lainnya menganggap statistika sebagai bidang yang banyak terkait dengan matematika melihat dari sejarah dan aplikasinya. Di Indonesia, kajian statistika sebagian besar masuk dalam fakultas matematika dan ilmu pengetahuan alam, baik di dalam departemen tersendiri maupun tergabung dengan matematika. Pada penggunaanya, statistika mempermudah pengolahan data yang panjang dan tidak teratur, sehingga menjadi lebih efektif dan efisien ketika diolah.
1 2. Rumusan Masalah
Yang menjadi rumusan masalah adalah seperti apa pemanfaatan statistika dalam kehidupan sehari-hari?
1.3. Tujuan
·         Sebagai pemenuhan salah satu tugas Mata Kuliah Statistika dan Probabilitas
·         Sebagai bahan pembelajaran bagi penulis dalam mengetahui tentang statistika
·         Memberikan informasi bagi pembaca seputar manfaat statistika dalam kehidupan sehari hari
·         Mencoba mengaplikasikan konsep konsep dasar statistika dan yang buat dalam tabel dan grafik

2. Landasan Teori
2.1. Statistika
Dalam arti luas (statistic inferensi/induktif) adalah alat pengumpul data, pengolah data, menarik kesimpulan, membuat tindakan berdasarkan analisis data yang dikumpulkan dan hasilnya dimanfaatkan / digeneralisasi untuk populasi.
Bidang keilmuan statistika adalah sekumpulan metode untuk memperoleh dan menganalisa data dalam pengambilan suatu kesimpulan. Meski merupakan cabang ilmu matematika, statistika memiliki perbedaan mendasar pada logikanya. Jika matematika menggunakan logika deduktif, sementara statistic menggunakan logika induktif.
Logika statistika, dengan demikian sering disebut dengan logika induktif yang tidak memberikan kepastian namun member tingkat peluang bahwa untuk premis-premis tertentu dapat ditarik kesimpulan, dan kesimpulannya mungkin benar mungkin juga tidak. Langkah yang ditempuh dalam logika statistika adalah :
1.      Observasi dan eksperimen
2.      Munculnya hipotesis ilmiah
3.      Verifikasi dan pengukuhan dan berakhir pada
4.      Sebuah teori dan hukum ilmiah (Cecep Sumarna, 2004:98)
2.2. Distribusi Frekuensi
Distribusi Frekuensi adalah suatu pengaturan baris data kedalam bentuk tabel dengan menggunakan kelas dan frekuensi. Terdapat dua tipe distribusi frekuensi yang sering digunakan, yaitu Distribusi Frekuensi Kategori dan Distribusi Frekuensi Kelompok. Distribusi Frekuensi Kategori digunakan untuk data kualitatif atau data kategori (berskala nominal dan ordinal); sedangkan Distribusi Frekuensi Kelompok digunakan untuk untuk data kuantitatif atau data numerik (berskala interval dan rasio) ketika jangkauan data (range = xMAX – xMIN) bernilai besar, sehingga data pengamatan harus dikelompokkan penyebarannya kedalam kelas atau interval tabel agar penyajian data menjadi lebih ringkas.
2.3. Tabel
Tabel adalah daftar yang berisi sejumlah informasi berupa kata-kata dan bilangan, yang tersusun berturut ke bawah dalam kolom dan baris tertentu.
Tujuan dibuat tabel :
  1. dapat memberikan banyak informasi secara ringkas
  2. mempermudah pembaca dalam memahami bacaan
2.4. Grafik
Grafik adalah gambaran pasang surut keadaan dengan garis atau gambar. Bagan adalah gambar rancangan, skema, alat peraga grafik untuk menyajikan data agar mempermudah tafsiran.
Manfaat grafik :
1.      menunjukkan fakta dengan jelas dan mudah dipahami
2.      menjadikan proses komunikasi lebih cepat dan menarik
3. Kerangka Kerja
1. Pengumpulan Data
Data dikumpulkan secara manual di jalan wanaraja. Pengunpulan data dilakukan pada 19 maret 2015.
2. Merekap Data
3. Pembuatan Tabel Distribusi Frekuensi
4. Penghitungan volume kendaraan roda dua yang melintasi jalan raya wanaraja
4. Hasil dan Pembahasan
1. Menyajikan data dalam tabel Distribusi Frekuensi
Data diambil secara manual dengan interval waktu setiap satu menit sebagai berikut :
Menit Ke-
Data
1
30
2
24
3
15
4
23
5
21
6
24
7
21
8
29
9
29
10
29
11
38
12
32
13
42
14
23
15
18
16
47
17
13
18
54
19
15
20
21
21
18
22
23
23
41
24
35
25
20
26
19
27
34
28
16
29
48
30
49
31
20
32
26
33
38
34
36
35
44
36
44
37
49
38
19
39
34
40
28
41
13
42
24
43
16
44
43
45
41
46
23
47
30
48
13
49
46
50
44

Dari ke – 50 data tersebut, didapat :
  • Nilai maksimal = 54
  • Nilai minimal = 13
  • Range = 54 – 13 = 41
  • Kelas : 2k ≥ 50, k = 6, 7, dst. dipilih k = 6
  • Interval = 41/6 = 6.8 => 7
2. Merekap data ke dalam tabel.
Tepi Bawah
Tepi Atas
Batas Bawah
Batas Atas
Frekuensi
 
Frekuensi Kumulatif
Frekuensi Relatif
Nilai Tengah
∑(f.x)
13
19
12.5
19.5
11
176
11
22%
16
176
20
26
19.5
26.5
13
299
24
26%
23
299
27
33
26.5
33.5
7
210
31
14%
30
210
34
40
33.5
40.5
6
222
37
12%
37
222
41
47
40.5
47.5
9
396
46
18%
44
396
48
54
47.5
54.5
4
204
50
8%
51
204

Baris berwarna biru merupakan letak median dan modus
Statistik Ukuran Pusat Data Tunggal
Rata – rata hitung (data tunggal)
 𝑥 ̅  = 𝑛𝑖𝑙𝑎𝑖 𝑝𝑢𝑠𝑎𝑡 𝑑𝑎𝑡𝑎 𝑠𝑎𝑚𝑝𝑒𝑙
 
𝑥 = 𝑗𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑛𝑖𝑙𝑎𝑖 𝑑𝑎𝑡𝑎 𝑝𝑒𝑛𝑔𝑎𝑚𝑎𝑡𝑎𝑛
𝑛 = 𝑏𝑎𝑛𝑦𝑎𝑘𝑛𝑦𝑎 𝑑𝑎𝑡𝑎 𝑎𝑛𝑔𝑔𝑜𝑡𝑎 𝑠𝑎𝑚𝑝𝑒𝑙
     
Median
Untuk mencari median, data yang telah direkap harus diurutkan terlebih dahulu, seperti berikut :
Data tunggal
Menit Ke-
Data (Terurut)
1
13
2
13
3
13
4
15
5
15
6
16
7
16
8
18
9
18
10
19
11
19
12
20
13
20
14
21
15
21
16
21
17
23
18
23
19
23
20
23
21
24
22
24
23
24
24
26
25
28
26
29
27
29
28
29
29
30
30
30
31
32
32
34
33
34
34
35
35
36
36
38
37
38
38
41
39
41
40
42
41
43
42
44
43
44
44
44
45
46
46
47
47
48
48
49
49
49
50
54
Ket :    Baris berwarna kuning merupakan letak median.
Baris berwarna hijau merupakan modus.
Data yang dikumpulkan berjumlah genap, sehingga digunakan rumus :



 
 
N = 50
X = Data ke (25+26) / 2
Med = (28 + 29) / 2 = 28.5
Modus
Untuk data tunggal pencarian modus tidak menggunakan data apapun, tetapi menggunakan pengamatan saja.
Modus untuk data tersebut adalah = 23, dengan kemunculan data sebanyak 4 kali.
Statistik Ukuran Pusat Data Kelompok
 
Rata – rata hitung
𝑓.𝑥 = 𝑗𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ ℎ𝑎𝑠𝑖𝑙 𝑝𝑒𝑟𝑘𝑎𝑙𝑖𝑎𝑛 𝑓𝑟𝑒𝑘𝑢𝑒𝑛𝑠𝑖  𝑑𝑒𝑛𝑔𝑎𝑛 𝑛𝑖𝑙𝑎𝑖 𝑑𝑎𝑡𝑎
𝑓=𝑗𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑓𝑟𝑒𝑘𝑢𝑒𝑛𝑠𝑖 𝑑𝑎𝑡𝑎 𝑠𝑎𝑚𝑝𝑒𝑙


 
 


Median
 
L= Batas bawah kelas frekuensi yang mengandung median
i = interval kelas/lebar kelas
n = banyaknya data
F = frekuensi kumulatif sebelum kelas yang mengandung median
 = 27.5
 
f = frekuensi kelas yang mengandung median


 
Modus
L = batas bawah kelas yang mengandung modus
i = interval kelas/lebar kelas
d1 = selisih frekuensi kelas yang mengandung modus dengan kelas sebelumnya
d2 = selisih frekuensi kelas yang mengandung modus dengan kelas sesudahnya



 
 


Hubungan empiris rata-rata, median, modus
5. Kesimpulan
Statistika secara singkat bisa disebut sebagai ilmu yang berkenaan dengan data, baik itu merencanakan, mengumpulkan, menganalisis, menginterpretasi, dan mempresentasikan data. Teori ini dapat diterapkan pada kehidupan sehari hari seperti contoh penghitungan kendaraan bermotor yang biasanya dilakukan dinas perhubungan pada hari raya tertentu, dalam penghitungannya statistika ikut berperan penting dalam efektifitas dan efisiensi pengolahan data yang memiliki nilai acak dan tidak teratur, sehingga menjadi lebih rapih dan mudah dipahami baik bagi penulis ataupun bagi para pembaca.
6. Daftar Pustaka
Menyajikan data dalam bentuk distribusi frekuensi. (2014, Maret 26). Diakses pada 2015, Maret 18 dari https://www.google.com/ di World Wide Web : https://nuraynilailiya.wordpress.com/tag/penyajian-data-tabel-frekuensi/
Materi Statistika. (2012, Maret 08). Diakses pada 2015, Maret 18 dari https://www.google.com/ di World Wide Web : http://www.ummi.ac.id/ti/detail_jurnal.php?page=ZGV0YWlsX2p1cm5hbHBocA==&no=VFdwSlBRPT0=
Distribusi Frekuensi. (2013, Agustus 26). Diakses pada 2015, Maret 18 dari https://www.google.com/ di World Wide Web : https://teorionline.wordpress.com/2013/08/26/distribusi-frekuensi/
Distribusi Frekuensi dan Grafik. Diakses pada 2015, Maret 19 dari https://www.google.com/ di World Wide Web : https://hedyansabila.wordpress.com/distribusi-frekuensi-dan-grafik-2/
Tabel dan Grafik. (2012 Desember 23). Diakses pada 2015, Maret 19 dari https://www.google.com/ di World Wide Web : https://yokmaribelajar.wordpress.com/2012/12/23/tabel-dan-grafik/
Modus dan Mode. Diakses pada 2015, Maret 22 dari https://www.google.com/ di World Wide Web : http://www.rumusstatistik.com/2013/08/modus-mode.html
Tabel dan Grafik. (2014 April 26). Diakses pada 2015, Maret 22 dari https://www.google.com/ di World Wide Web : http://www.statsdata.my.id/2014/04/penyajian-data-statistik.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar